Minggu, 23 Juni 2013

Remap ECU





Banyak cara yang bisa ditempuh untuk membuat kendaraan menjadi irit bahan bakar. Dari cara tradisional alias cara berperilaku berkendara, penggunaan bahan bakar yang tepat hingga pembelian alat bantu maupun suatu usaha yang memerlukan biaya besar.

Mungkin Anda sudah mengetahui tentang istilah engine control unit (ECU), yang merupakan sebuah perangkat komputer yang terdapat pada sebuah kendaraan. Dengan kata lain perangkat ini sama halnya seperti otak dari sebuah kendaraan yang mengatur kinerja mesin secara elektronik.

Dari penyemprotan bahan bakar, penyalaan busi, pembukaan katup hingga berbagai perangkat teknologi yang berhubungan secara elektronik seperti pembatasan kecepatan kendaraan diatur di dalam ECU ini. Tapi bagi beberapa bengkel atau tuning hause banyak yang memiliki peralatan untuk remaping ECU ini.

Remap ECU ini adalah men-download data mobil yang berada di ECU kemudian data pemrograman ini di atur kembali sesuai permintaan pemiliki kendaraan. Cara ini juga bisa untuk meningkatkan performa kendaraan, meng-unlock speed limiter bahkan bisa untuk menghemat BBM kendaraan Anda.

Tapi dalam hal remap ECU ini tidak semua bengkel bisa, pasalnya, apabila sang tuner salah melakukan remap atau terjadi kegagalan proses download dan upload saja kendaraan bukan malah lebih baik tapi jadi tidak karuan. Maka dari itu jasa remap ECU ini terbilang mahal.

Kebanyakan tuner yang melakukan remap ECU agar aman saat mengandalkan Viezu. Dimana data yang di-download menggunakan alat khusus ini nantinya akan dikirim ke server Viezu Headquarter yang berlokasi di Inggris untuk proses remap sesuai permintaan.

Nah, untuk remap ECU agar kendaraan hemat BBM rata-rata waktu yang diperlukan hingga upload data kembali ke mobil akan butuh waktu 60 menit. Tapi biaya yang harus di keluarkan agar mobil hemat BBM dengan cara ini adalah Rp 1.1 juta/silinder, jadi apabila semakin banyak jumlah silinder kendaraan akan semakin mahal bukan?

Walau mahal, usaha yang satu ini berguna untuk jangka waktu yang panjang. Untuk saat ini, remap ECU mengandalkan Viezu hanya terbatas pada kendaraan Eropa. Dan Salah satu contoh pada sebuah mobil BMW 328i di atas tahun 2004 konsumsi BBM saat dipakai di kota dengan kondisi lalu-lintas selalu padat dapat mencapai 1l:7km. Tapi setelah melakukan remap kini dapat mencapai 1l:9km.

Peningkatan dalam konsumsi BBM juga akan berbeda-beda pada setiap kendaraan dan juga akan sangat berkaitan erat dengan bahan bakar yang sering digunakan. Selain itu juga perilaku berkendara juga punya pengaruh terhadap konsumsi bahan bakar.



Sumber : otosia.com

Senin, 10 Juni 2013

TalkShow Trik Irit BBM Untuk Mobil Matik





Di kota-kota besar di Indonesia, terutama Jakarta, mobil bertransmisi otomatis banyak menjadi pilihan. Namun jenis mobil ini cenderung lebih boros dari manual. Saat dibayang-bayangi harga BBM naik, pertanyaan soal trik dan tip mengemudi irit dengan mobil matik mengemuka.Inilah kupasan yang didiskusikan dalam talkshow bulanan majalah otomotif Cars Plus di Hard Rock Café Jakarta, beberapa waktu lalu. Talkshow bertema
'Trik Hemat Menghadapi Kenaikan BBM', menghadirkan pembicara Pujiono Wahyuhadi (KabidHumas FK3O), Aswin Bahar (pembalap senior), dan Arifin Putra (selebritis).

Talkshow berlangsung yang sangat informatif itu melibatkan sejumlah komunitas. Mereka aktif bertanya dan berhasil 'memaksa' para pembicara membuka banyak trik menarik. Pujiono menjelaskan Teknik Eco Driving efektif membantu menghemat bahan bakar. Teknik ini tergantung dari faktor mobil dan orangnya. Teknik mengemudikan mobil matik di jalan macet, Pujiono mengingatkan agar pengemudi tidak selalu menekan pedal gas lalu rem keras.
"Sebaiknya cukup sentuh sedikit, di towel saja, dan biarkan mobil meluncur pelan. Pengemudi cukup waspada saja di pedal rem".
Sementara Aswin Bahar lebih menekankan untuk mengemudi pada rpm menengah, dimana torsi mesin paling besar. Selain itu, Aswin juga berbagi tips menggunakan matik sehari-hari. Salah satunya adalah berhenti di lampu merah untuk mobil matik.
 "Apa yang harus dilakukan pertama kali? Injak pedal rem saja, atau pindah tuas ke P, N atau aktifkan rem tangan?"
"Yang harus dilakukan pertama kali tarik tuas rem tangan. Dan yang terakhir dilakukan sebelum start, lepas tuas rem tangan," katanya.
Menurutnya, masyarakat umumnya terbiasa hanya menginjak pedal rem saja saat di lampu merah. Kebiasaan ini dalam jangka panjang bisa merusak cakram rem.
Arifin Putra, tak pelak lagi jadi pembicara yang paling ditunggu, khususnya kaum hawa. Bintang sinetron ini memberi saran agar lebih bijak menggunakan mobil. Jika jaraknya tidak terlalu jauh, lebih baik menggunakan tranportasi lain misalkan sepeda. Atau jika memang tidak terlalu penting, ya di rumah saja. Yang menarik, Arifin mengakui bahwa dia banyak belajar dari talkshow ini.
 "Waduh, saya banyak melakukan hal terlarang katanya," sambil tersenyum. Lalu dirincinya satu persatu: tekanan angin ban tidak pernah diperiksa, membawa banyak barang yang sebenarnya tidak diperlukan dan melaju dengan rpm tinggi.
"Kadang kalau pagi dan saya merasa udaranya segar, saya buka kaca jendela, dan ternyata itu terlarang juga," cetusnya sambil terkekeh.



Sumber : otosia.com

Minggu, 02 Juni 2013

Uji Irit BBM kesekian kali, Mirage tembus 27 Km/Liter


Uji Irit BBM kesekian kali, Mirage tembus 27 Km/Liter
Setelah beberapa kali keiritan Mitsubishi Mirage diuji. Kali ini pembuktiaan hemat BBM kembali memenuhi hasrat keingintahuan konsumen, jurnalis dan para pembalap nasional.

Lewat acara bertajuk 'Mirage Eco Fun Drive' PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) melibatkan 40 unit Mitsubishi Mirage, yang dikendarai konsumen, wartawan , pereli Rifat Sungkar, Subhan Aksa, Rizal Sungkar dan Akbar Hadianto.

Mengambil rute start dari kantor pusat KTB Pulo Mas - Imperial Golf, Karawaci - KTB Pulo Mas, acara ini menempuh jarak 113 Km serta melalui check point dan rute kombinasi antara jalanan perkotaan yang padat dan jalan bebas hambatan.



Acara yang menempuh waktu lebih dari 5 jam, dan dengan perhitungan berdasarkan Multi Information Display (MID), konsumsi BBM Mirage mampu menyentuh angka 27,0 km/liter untuk transmisi otomatis dan 25,2 km/liter untuk transmisi manual.

Para peserta juga harus melalui sejumlah check point/pos, dimana konsumsi bahan bakar mereka akan dicatat serta mereka mendapatkan sejumlah tantangan berupa games yang menguji kreatifitas dan kekompakan para peserta dalam satu mobil.

Dari hasil yang telah diperoleh dalam acara ini dan acara-acara Mirage Eco Drive sebelumnya, Mitsubishi Mirage dengan mesin 1.200 cc bolehlah menyandang predikat sebagai salah satu city car yang cukup 'bersahabat' dengan pengeluaran BBM.


Berikut pemenang dari masing-masing kategori:

Konsumen

Transmisi manual: 22,4 km/liter

Transmisi otomatis: 22,3 km/liter

Media

Transmisi manual: 25,2 km/liter

Transmisi otomatis: 24,0 km/liter

Pereli

Transmisi otomatis: 27,4 km/liter.